Tak hanya punya kemampuan fast charging. Baterai tersebut juga punya usia yang lebih lama dibandingkan baterai yang saat ini ada di pasaran, dengan ketahanan 10 kali lebih lama. Sebuah baterai lithium-ion yang saat ini ada kebanyakan punya usia 500 kali pengisian. Sementara baterai hasil kreasi para peneliti tersebut punya ketahanan mencapai 10 ribu kali pengisian.

Para peneliti tersebut menggunakan gel sebagai anoda dan terdapat pula titanium dioksida nanotube pada baterai tersebut. Hasilnya, baterai pun memiliki kemampuan pengisian super cepat dengan usia yang lebih lama. Kabar baiknya, baterai ini pun sudah menjadi lisensi dari sebuah perusahaan yang masih dirahasiakan namanya. Dan kemungkinan dalam waktu dekat baterai tersebut akan masuk dalam tahap produksi.
Sumber: http://beritateknologi.com
0 komentar:
Post a Comment